Waktu itu adalah konsisten. Dia bergerak selalu tanpa memikirkan objek-objek yang ada di hadapannya. Hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun. Dia akan membuat sejarah dalam dunia. Waktu itu adalah jahat. Dia tak akan mengerti perasaan buat orang yang ditinggalkan, tak dapat dihentikan. Tetapi dia akan maju ke depan. Waktu itu tidak kompromi. Ketika kita ketinggalan satu menit saja di semua pesawat maka hangus sudah tiket yang kita beli. Waktu adalah berharga buat orang-orang yang masih mempunyai hati dan cinta serta senang berbagi kepada sesama. Oleh karena itu waktumu adalah kelahiran dan kematianmu. Lebih dari itu adalah waktu Tuhan dengan segala rancangan yang dia buat, baik atau buruk tergantung kita menyikapi sehingga kepercayaan kita kepada Tuhan secara "konsisten". Tebarkan kebaikan sehingga orang "jahat" malu. Jangan mau "kompromi" dengan hal-hal yang merugikan kamu dan orang banyak. Setiap jam, menit, detik, tak terasa hari-hari berlalu kita mengorbankan waktu untuk hal-hal di luar sana sehingga kita lupa orang-orang yang kita sayangi dan paling berharga dari apa pun juga. Jangan sampai mereka mendapatkan kita ketika tangisan sukacita ketika kita lahir dan tangisan dukacita dari
mereka ketika kita mati. kelahiran dan kematian sesungguhnya jaraknya adalah dekat. Sedekat ketika kita menikmati keajaiban yang Tuhan tawarkan setiap hari.
"Hedonisme zaman now" Mengapa orang semakin memiliki gaya hedon sekarang? Dengan Perkembangan teknologi zaman sekarang perubahan perilaku manusia akan semakin Konsumptif. Dengan makanan cepat saji maka manusia tidak perlu lagi menunggu makanan yang dimasak dengan proses yang terlalu lama. Dengan dunia digital manusia tidak capek lagi mencari informasi yang akurat tentang suatu hal, dan dengan belanja online manusia tidak selalu keluar untuk membeli suatu barang. Tinggal klik aplikasi dengan sekejap barang sudah datang ke tempat kita. Namun tak disangka dengan perkembangan zaman yang begitu cepat, dunia fashion yang begitu luas pengaruhnya terhadap daya beli masyarakat sehingga perilaku yang konsumptif temporer. Dalam artian kalau ada duit kita baru belanja dan kalau belanja hanya meilihat diskon-diskon sekarang menuju ke gaya hidup yang hedon. Mengapa Manusia lebih memilih gaya hedon ketimbang hidup sederhana. 1.Manusia Tidak Pernah Puas Siapa sih manusia yan...
Komentar
Posting Komentar