Langsung ke konten utama

Lidah Setajam Pisau

Lidah lebih tajam dari pisau bermata dua. Siap menyayat hati orang lain jika orang-orang selalu berkata. Kasar,menghakimi, mengolok-olok,. Tetapi jika dipergunakan dengan baik maka akan menjadi penghiburan dan motivasi buat orang lain. Zaman sekarang seakan lidah tak bisa di rem sehingga terlontar kata-kata yang menyinggung perasaan orang lain. Atau yang sering kita sebut dengan bully. Mengapa sering orang membully? 1. Orang tersebut berbicara tanpa berfikir Asal bunyi tanpa berfikir adalah sebuah sikap yang semena-mena terhadap orang lain. Orang yang berbicara tanpa berfikir adalah orang yang tak punya hati. Karena pusat dari segala yang kita ucapkan pasti berawal dari hati kita. 2. Menganggap cacian adalah guyonan Seiring berjalannya waktu hal ini lah yang sering ditampilkan di acara televisi. Cacian atau ejekan dianggap sebagai guyonan untuk memuaskan hati penonton. Terkadang kita pun sering seperti itu, secara tidak sadar kita membenarkan hal tersebut. 3. Orang yang membully adalah orang yang tak berpengertian Orang yang tak berpengertian tidak akan bisa memahami orang lain. Karena untuk memahami orang lain salah satu sikap yang harus kita tonjolkan adalah pengertian bukan sebaliknya olok-olok yang merendahkan orang lain.
Di dunia ini kita harus menambah teman bukan menambah musuh karena sikap kita yang terus membully orang lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waktu dan Kesempatan

Waktu adalah Hal paling berharga Tuhan Berikan. Waktu dapat menciptakan dan menghilangkan kesempatan. Kesempatan untuk belajar tentang kehidupan. Kehidupan yang Tuhan Berikan ketika kita mulai hadir di bumi, menjalani sisa-sisa waktu sampai pada saatnya hari-hari terakhir yang membawa kita pada kekekalan atau maut. Waktu telah memilih alur serta jalannya kehidupannya masing-masing. Dia akan berputar dalam sebuah lingkaran yang tak terputus sehingga kesempatan memberikan arti sebuah dari perjuangan, kekuatan, serta dari akibatnya adalah kekalahan dan kemenangan. Jika Tuhan masih memberi kesempatan nikmatilah segala sesuatunya. Namun pada waktuNya Tuhan akan mengambil waktu, kesempatan, dan kehidupan dalam kondisi yang kita sendiri tidak mengetahuinya. Semua rahasia. Namun percayalah Waktu tak akan lepas dari sebuah kesempatan karena kesempatan memberikan ruang kehidupan untuk menikmati waktu itu. Selamat Belajar Memahami waktu, mempergunakan kesempatan, dan Berbagi Kehidupan. God Bless ...

Hati Berpengertian, Telinga orang Bijak

Salah satu  Tujuan Pendidikan Nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indoensia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri. Maka untuk menjadi cerdas diperlukan pengetahuan. Pengetahuan dimaksud adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia . Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya. Banyak cara untuk memperoleh pengetahuan dari media surat kabar, buku, majalah, media elektronik yg canggih pada saat ini. Oleh karena itu kita harus belajar agar dapat memperoleh pengetahuan itu. Belajar itu memerlukan hati,pikiran, pendengaran yg tertuju pada pengetah...

Nyiyir (Cemooh) Oh No!!

Mendekati tahun 2019, maka kita akan mendekati tahun politik yg selalu punya intrik, siasat, strategi untuk menjual "sesuatu".  Belum sampai pun tahun 2019, suatu gerakan sudah terjadi yaitu salah satunya gerakan #gantipresiden2019. Kaum  ini berusaha untuk membawa paham bahwa presiden sekarang adalah presiden yg tidak bagus harus diganti dengan yg mereka inginkan. Bahkan gerakan ini berusaha membawa pengaruh yg tidak baik berupa ejekan, hinaan, penolakan, atau yg kaum millenial sebut nyinyir (bacah : cemooh). Cemooh atau ejekan berupa lisan atau tulisan di media sosial adalah tindakan yg tidak fair. Baik itu di dalam dunia politik ataupun dunia kehidupan kita. Kaum ini biasanya bergerak melalui media Twitter untuk nge tweet atau perang hastag. Itu sebabnya burung Twitter itu lebih gemuk ketimbang burung Traveloka. Karena Twitter lebih banyak berkicau daripada Traveloka yg hobi jalan-jalan heheheh. Oleh karena itu mari kita bahas sebentar orang pencemooh ini.  1. ...