Aku terlalu sering bermain kata-kata Pujian melangit, sanjugan beragam ku tata Percuma engkau pura-pura lupa Padahal engkau punya senjatanya Say, I love you dan saling tatap mata Satu... Dua... Tiga... Carilah dia yang sembunyi malu-malu Dibalik senyum manis bergelora terkadang halu Ku pejamkan mata lalu ku dekap erat selalu Terima kasih cinta... Aku mulai merasakan nikmatnya tangan digenggam Kulit terasa hangat sampai merah padam Kecupanmu di sekujur tubuh memang selalu tajam
Hanya untuk menyalurkan hobby, semoga bermanfaat bagi kita semua