Langsung ke konten utama

Postingan

Mengapa Harus Salib?

Mengapa Harus Salib menjadi Jalan Keselamatan? Salib adalah sebuah lambang kutukan Menurut Orang Yahudi Karena Salib adalah Lambang dari sebuah Kutukan, Penderitaan. Tuhan Yesus yang terpasung di Kayu Salib melambangkan Bahwa Penderitaan, kutukan atas dosa-dosa2 kita sudah DIA selesaikan. Dan itulah jalan satu-satuNya Untuk memperoleh keselamatan. Bayangkan Bentuk salib Itu arah ke atas lebih panjang, dan ke samping adalah sama. Ke atas menghubungkan Kita Dengan Allah yg sudah lama terputus oleh dosa. Jalur ini menghubungkan kita lebih lagi dan dekat lagi dengan Allah sebagai BAPA. Bapa yg lebih dari bapa kita di dunia. Yang kedua arah Ke samping ini menghubungkan Kita Dengan Sesama. Dimana Kita Harus memperlakukan semua orang itu sama seperti panjang salib ke samping itu sama. Oleh sebab itu Kasih Karunia itu adalah Jauh Melebihi kasih. Ketika kita Memperoleh Kasih Karunia kita dapat mengasihi Sesama dengan Kasih Tuhan. Serta Hukum yang menjadi utama adalah Kasihilah Tuhan Al...

Hidup Dalam Sebuah Golongan

Hidup dalam Sebuah Golongan (1 Korintus 3: 1-9) Entah ini sebuah trend atau gaya hidup bahwasanya banyak dari kita kembali kepada zaman dahulu. Kita hidup dalam sebuah golongan. Golongan dimana kita membentuk sebuah kelompok. Kalau zaman dahulu kalau kelompok dibentuk untuk memberikan manfaatnya yaitu membangun sebuah kehidupan di kampung atau daerah ini demi untuk sebuah kesejahteraan bersama. Karena mereka mencari kehidupan secara bersama-sama dan menjalin persahabatan dengan kelompok2 lain. Namun beda pada zaman sekarang justru berbanding terbalik. Pada zaman ini dimana membentuk kelompok untuk sebuah trend dan gaya, bahkan sebuah sosial yg bisa jepret sana dan sini membuat orang mgkin ada irih hati bahkan mengacu pada perselisihan. Kejadian ini juga terjadi pada pelayanan Paulus pada jemaat Korintus yaitu Jemaat pecah berdasarkan Golongan Paulus dan Apolos yg pada hal sebenarnya masih satu visi dan misi yg pada akhirnya Paulus dengan Lantang berbicara jika masih ada...

Waktu dan Kesempatan

Waktu adalah Hal paling berharga Tuhan Berikan. Waktu dapat menciptakan dan menghilangkan kesempatan. Kesempatan untuk belajar tentang kehidupan. Kehidupan yang Tuhan Berikan ketika kita mulai hadir di bumi, menjalani sisa-sisa waktu sampai pada saatnya hari-hari terakhir yang membawa kita pada kekekalan atau maut. Waktu telah memilih alur serta jalannya kehidupannya masing-masing. Dia akan berputar dalam sebuah lingkaran yang tak terputus sehingga kesempatan memberikan arti sebuah dari perjuangan, kekuatan, serta dari akibatnya adalah kekalahan dan kemenangan. Jika Tuhan masih memberi kesempatan nikmatilah segala sesuatunya. Namun pada waktuNya Tuhan akan mengambil waktu, kesempatan, dan kehidupan dalam kondisi yang kita sendiri tidak mengetahuinya. Semua rahasia. Namun percayalah Waktu tak akan lepas dari sebuah kesempatan karena kesempatan memberikan ruang kehidupan untuk menikmati waktu itu. Selamat Belajar Memahami waktu, mempergunakan kesempatan, dan Berbagi Kehidupan. God Bless ...

Senja Langit Jingga

Petang Itu datang menghampiri malam Saat Senja Penuh dalam Langit Jingga Aku pulang seakan tanpa pesan atau nada Menyusuri Jalan-jalan diantara lukisan bayangan diri Aku suka sekali senja Dia Selalu Menghantarkan ku pulang Kembali menjumpai daun pintu yg sejenak ku tinggal Untuk mencari rezeki dari sang Tuan Aku suka sekali Senja Karena Menawarkan pengobat rasa Lelah seharian berkerja untuk menghidupi keluarga itu adalah Tanggung Jawab Pria Aku suka sekali Senja Dalam Romansa Petang dan Malam Semakin indah saat mentari merunduk Diantara tirai-tirai pengungkap langit  jingga

Aku Mau

Aku Mau seperti Tuhan Aku mau seperti iman Abraham yg selalu percaya akan janjimu dimana saatMu akan tiba.  Aku mau seperti Musa yg dengan kekurangannya selalu bergantung kepadaMu. Aku mau seperti Yusuf walaupun dia sangat dibenci orang-orang terdekatnya, dia tidak balik membenci tetapi menyayangi dengan tulus hati serta memberi perhatian penuh.  Aku mau Seperti Ayub ketika orang-orang menjauhinya karena sakit-penyakit tetapi DIA tidak menuduh Allah berbuat sesuatu yg Jahat. Aku mau seperti Salomo dengan segala Kemegahannya tidak menunjukan kesombongan tetapi selalu mencari Hikmat Allah Yg menyempurnakan semuanya. Aku mau seperti Daniel yg berpendirian teguh dan berintegritas penuh walau keadaannya tercemar. Aku mau seperti Yohanes tetap Mempertahankan Imannya walaupun suatu saat Dia Kehilangan Nyawanya karena dia sebagai Perintis JalanNya Tuhan. Aku Mau jadi Pantulan dari cahayaNya Kristus Senantiasa Selalu dalam KehendakNya. "Diberkatilah orang yang selalu ...

Hal Berdoa

Hal Berdoa Doa Bapa Kami Lukas 11:1-4 Hal yg pertama Yesus Ajarkan kepada Murid-MuridNya adalah berdoa bukan Berkotbah atau mengajar. Doa Bapa Kami adalah Doa Yg pertama kali yg Tuhan Ajarkan kepada Murid-MuridNya. Yesus mengajarkan Doa terlebih dahulu agar Murid-MuridNya membangun relasi terlebih dahulu dengan Allah sebelum melayani orang-orang. Karena di sini lah letak seberapa besar atau seberapa banyak pelayanan yg mereka kerjakan tetap saja hubungan atau relasi dengan Allah sangat penting sebagai Pondasi yg kuat. ‌Doa juga mengundang Allah supaya Turut bekerja di dalam pelayanan Murid-muriNya. Hal ini tampak pada ayat : Bapa Dikuduskanlah Namamu ; Datanglah KerajaanMu. Ketika Nama Allah yg Kudus diberitakan oleh Murid-Murid Yesus, maka mereka Menghadirkan Kerajaan Allah di tengah-tengah dunia. Dan semua ini juga peran serta Allah dan Roh Kudus yg bekerja. ‌Doa  mempersiapkan mereka untuk memiliki rasa kebergantungan pada Allah. Hal ini tampak pada Doa Bapa Kami. "Ber...

Dihajar Untuk Disiplin

Dihajar Untuk Melatih Disiplin Amsal 3 :11-12 Ayat 11: Apabila Tuhan Menghajar engkau anakku, terima lah sebuah peringatan, jangan hatimu kesal karena didikannya. Ayat 12 : Tuhan Menghajar orang yg dicintaiNya sama seperti seorang Ayah Menghajar Anaknya. Ayah yg baik adalah ayah yg selalu setia mendampingi anaknya dengan segala perkembangannya. Ayah yg setia Adalah ketika anaknya berbuat salah DIA mau menghukum atau menghajar anaknya dengan tahap wajar. Ini dilakukan nya karena dia sayang pada anaknya sendiri. Namun sebelum melakukan semuanya itu seharusnya Ayah harus memberi teladan yg benar buat anaknya agar tidak menjadi Boomerang bagi dirinya sendiri. Tujuan Seorang Ayah Menghajar Anaknya adalah melatih anaknya disiplin dengan berbagai Aturan dan Nilai yg diterapkan dalam kehidupan. Semuanya hanya untuk membentuk karakter anaknya. Oleh karena itu jangan kita jadi kesal ketika kita di peringati oleh ayah kita sendiri. Begitu juga dengan Tuhan. Tuhan ingin melatih iman kit...