Langsung ke konten utama

Mengapa Harus Salib?

Mengapa Harus Salib menjadi Jalan Keselamatan?

Salib adalah sebuah lambang kutukan


Menurut Orang Yahudi Karena Salib adalah Lambang dari sebuah Kutukan, Penderitaan. Tuhan Yesus yang terpasung di Kayu Salib melambangkan Bahwa Penderitaan, kutukan atas dosa-dosa2 kita sudah DIA selesaikan. Dan itulah jalan satu-satuNya Untuk memperoleh keselamatan. Bayangkan Bentuk salib Itu arah ke atas lebih panjang, dan ke samping adalah sama. Ke atas menghubungkan Kita Dengan Allah yg sudah lama terputus oleh dosa. Jalur ini menghubungkan kita lebih lagi dan dekat lagi dengan Allah sebagai BAPA. Bapa yg lebih dari bapa kita di dunia. Yang kedua arah Ke samping ini menghubungkan Kita Dengan Sesama. Dimana Kita Harus memperlakukan semua orang itu sama seperti panjang salib ke samping itu sama. Oleh sebab itu Kasih Karunia itu adalah Jauh Melebihi kasih. Ketika kita Memperoleh Kasih Karunia kita dapat mengasihi Sesama dengan Kasih Tuhan. Serta Hukum yang menjadi utama adalah Kasihilah Tuhan AllahMu dengan segenap HatiMu, segenap jiwamu, akal budinya sedangkan Hukum Kedua adalah Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri (Matius 22:37-39)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waktu dan Kesempatan

Waktu adalah Hal paling berharga Tuhan Berikan. Waktu dapat menciptakan dan menghilangkan kesempatan. Kesempatan untuk belajar tentang kehidupan. Kehidupan yang Tuhan Berikan ketika kita mulai hadir di bumi, menjalani sisa-sisa waktu sampai pada saatnya hari-hari terakhir yang membawa kita pada kekekalan atau maut. Waktu telah memilih alur serta jalannya kehidupannya masing-masing. Dia akan berputar dalam sebuah lingkaran yang tak terputus sehingga kesempatan memberikan arti sebuah dari perjuangan, kekuatan, serta dari akibatnya adalah kekalahan dan kemenangan. Jika Tuhan masih memberi kesempatan nikmatilah segala sesuatunya. Namun pada waktuNya Tuhan akan mengambil waktu, kesempatan, dan kehidupan dalam kondisi yang kita sendiri tidak mengetahuinya. Semua rahasia. Namun percayalah Waktu tak akan lepas dari sebuah kesempatan karena kesempatan memberikan ruang kehidupan untuk menikmati waktu itu. Selamat Belajar Memahami waktu, mempergunakan kesempatan, dan Berbagi Kehidupan. God Bless ...

Konsumtif Menjalar ke Gaya Hedon

"Hedonisme zaman now" Mengapa orang semakin memiliki gaya hedon sekarang? Dengan Perkembangan teknologi zaman sekarang perubahan perilaku manusia akan semakin Konsumptif. Dengan makanan cepat saji maka manusia tidak perlu lagi menunggu makanan yang dimasak dengan proses yang terlalu lama. Dengan dunia digital manusia tidak capek lagi mencari informasi yang akurat tentang suatu hal, dan dengan belanja online manusia tidak selalu keluar untuk membeli suatu barang. Tinggal klik aplikasi dengan sekejap barang sudah datang ke tempat kita. Namun tak disangka dengan perkembangan zaman yang begitu cepat, dunia fashion yang begitu luas pengaruhnya terhadap daya beli masyarakat sehingga perilaku yang konsumptif temporer. Dalam artian kalau ada duit kita baru belanja dan kalau belanja hanya meilihat diskon-diskon sekarang menuju ke gaya hidup yang hedon. Mengapa Manusia lebih memilih gaya hedon ketimbang hidup sederhana. 1.Manusia Tidak Pernah Puas Siapa sih manusia yan...

Caranya Bukan cara Kita

Terkadang kesempatan itu tak pernah terulang, Namun kesempatan akan terjadi bila kita mencoba memulai nya lagi di lain waktu. Rencana besar yang telah disusun sedemikian rupa mungkin tak berhasil sesuai dengan harapan, Namun Rencana Tuhan Sering tidak kita tau ternyata lebih indah dari apa yang kita fikirkan. Jika mimpi yang membawa kita terus melangkah maju, maka bersiaplah untuk mencapainya walaupun jalannya terjal, jangan menyimpang ke kanan atau ke kiri tetapi tetap fokus, Ibaratkan mimpimu ada 5 cm di hadapanmu, yang akan terus engkau bawa kemanapun. Namun jika Semuanya berakhir dan berada satu titik dimana engkau harus mengubah semuanya, Ingatlah seperti pribahasa : ada 1001 jalan ke roma. Banyak cara dalam mencapainya. Tuhan selalu punya cara untuk membuatmu senang, sedih, kecewa, marah, bahkan tidak ada suatu kebetulan di dalam hidup ini. Semua telah DIA rancangkan. Segala Sesuatu ada masanya. Nikmati setiap pembentukan karakter, kepribadian, serta segala masalah yang terja...